Sabtu, 20 April 2013

BETERNAK ITIK MANILA (MENTOK) TERNYATA SANGAT MUDAH DAN MENGUNTUNGKAN

Jika kita memperoleh seekor itik manila jantan dan dua ekor itik manila betina itu merupakan suatu permulaan yang baik untuk peternak itik. jika kita tidak dapat memperoleh itik dewasa, kita dapat mulai dengan telur itik yang dieramkan oleh ayam betina yang sedang mengerami telurnya. Ada dua macam itik yang kita kenal yaitu itik yang banyak terdapat didekat sungai, danau-danau atau kolam-kolam yang kedua itik yang dipelihara di daratan tanpa kolam, beternak itik manila umumnya untuk mendapatkan telur dan juga dagingnya. Telur itik manila umumnya menetas pada umur 32-33 Hari. Apabila kita memelihara itik untuk tujuan komersial, bukannya untuk kebutuhan sendiri itik jenis lain yang disebut pato real atau bibe di Philipina, di Indonesia disebut dengan itik manila atau di Jawa Tengah dikenal dengan istilah mentok ,itik jenis ini ternyata benar-benar cocok untuk peternak yang ingin memperoleh dagingnya yang lezat rasanya serta telur yang banyak jumlahnya. Itik jenis ini amat cocok di daerah-daerah dimana ayam dapat dipelihara dengan baik, itik ini ternyata dapat mengeram dan bahkan menjadi mesin pengeram yang baik dan dapat menetaskan telur yang mereka hasilkan, telur itik jenis ini umumnya menetas dalam waktu 33 hari. Kandang Itik Untuk membuat kandang itik kita hanya membutuhkan sebuah lapangan kecil dan kandang yang kecil pula, jika memilki sebuah pekarangan yang cucup besar untuk ayam, dimana banyak terdapat tumbuh-tumbuhan, dimana tubuhan hijau ini dapat dijadikan sebagai makanan untuk ayam ayam tersebut, maka kita membiarkan agar itik juga ikut memakan dedaunan tersebut bercampur baur dengan ayam,ini khusus pada suatu pekarangan yang sempit saja. tetapi untuk lahan yang luas sebaiknya anatara itik dan ayam dipiosahkan sehingga tidak saling berebut atau kompetisi dalam mencarai makanannya. Kandang untuk itik seharusnya mempunyai sebuah tempat air minum yang berukuran sekurang-kurangnya diameter 50 cm dan kedalamannya 30 cm, hal ini untuk memungkinkan itik dapat mandi. Kita dapat meletakkan sebagian dari drum atau ember cuci di dalam tanah, jika dekat dengan rumah, Jika memiliki kolam ikan biarkanlah itik itu menggunakan sebagian untuk aktifitasnya dan sebaiknya harus kita beri pagar kolam tersebut. Agar itik pergi kemana-mana. Pemeliharaan itik manila Jika memulai dengan seekor itik jantan dan dua ekor itik betina, kita seharusnya memeliharanya dalam kandang itik yang lantainya diberi alas dari jerami padi. Beberapa kotak buah untuk bertelur diletakkan pula dalam sangkar. selanjutnya itik itu akan membuat sarangnya sendiri. Itik bibe atau mentok dapat menetaskan telurnya kira kira sesudah 33 hari. sesudah itu kita dapat memelihara anak-anak itik tersebut sebagai mana kita memelihara anak ayam. Anak-anak itik itu mulai memakan makanan pada umur sehari sesudah menetas dan mereka umumnya akan tumbuh sangat cepat. Bila kita mulai beternak itik dengan mengeramkan telur pada seekor ayam betina yang sedang mengeram, maka sangat penting untuk meletakkan telur itu pada ayam betina tersebut, pada sekitar 33 hari telur itik telah menetas, dan anak itik yang baru menetas biasanya diasuh oleh induk ayam yang mengeraminya sebagai induknya, dengan penuh rasa kasih sayang dan perhatian. kitapun harus membiarkan ayam itu tetap berada pada sarangnya, kecuali hanya bila pada saat ayam itu mau makan dan minum saja. Pemeliharaan untuk itik manila atau mentok ini pada prinsipnya hampir sama dengan cara memelihara ayam kampung, jenis pakannyapun hampir sama, hanya itik manila atau mentok ini membutuhkan minuman yang porsinya lebih banyak serta air yang jumlahnya banyak untuk keperluan mandi. Selanjutnya setelah itik manila ini telah berumur 10-12 minggu, maka itik ini sudah bisa dipotong untuk keperluan konsumsi atau dijual sebagai penambah income kelurga. Demikian cara pemeliharaan itik manila atau mentok secara sederhana semoga dapat bermanfaat bagi peternak atau masyarakat yang memerulkannya.(mnr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar